0
Cara Hidup Sederhana Ala Warren Buffet, Orang Terkaya Ke Dua Di Dunia

Cara Hidup Sederhana Ala Warren Buffet, Orang Terkaya Ke Dua Di Dunia

Menjadi seorang kaya bukan lantas membuat kita hidup seenaknya dengan menghamburkan dan menghabiskan uang pada hal yang tak penting. Meskipun Anda mungkin saat ini memiliki kekayaan yang tak akan habis 7 turunan misalnya, Anda tetap perlu bergaya hidup sederhana dan bersahaja. Karena di masa yang akan datang kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi, bisa saja hal buruk terjadi kekayaan Anda. Belajarlah pada cara hidup sederhana yang dilakukan oleh Warren Buffet, meski ia memiliki lebih dari 500 Triliun, ia tetap memilih hidup dengan sederhana dan tidak neko-neko.

Beliau tetap memilih hidup dengan bijaksana dan bersahaja dalam mengelola keuangannya. Ada banyak sekali pelajaran kesederhanaan yang bisa kita ambil dari apa yang dilakukan oleh Warren Buffet. Di bawah ini adalah beberapa cara hidup Warren Buffet yang tetap menjunjung tinggi nilai kesederhanaan dan bersahaja dalam setiap sendi kehidupannya.

1. Membeli Rumah Disesuaikan Dengan Kebutuhan Dan Kemampuan

Sejak tahun 1958, Warren Buffet tinggal di rumah yang berada di kawasan Omaha Nebraska. Rumah itu memiliki lima kamar yang pada saat itu sesuai dengan kebutuhannya. Pada tahun 1958, rumah tersebut dibeli dengan harga US$ 31.500, dan saat ini mungkin harga rumah tersebut setara dengan US$ 255.000. Jika kita banding-bandingkan, maka banyak orang kaya yang memiliki rumah dengan harga lebih mahal dari harga itu, bahkan orang di Indonesia pun juga tak sedikit.

Menurut Warren Buffet, membeli rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan harga yang sesuai kemampuan adalah cara yang paling tepat dalam mengelola keuangan. Karena menurut Warren, uang lainnya bisa digunakan pada sesuatu yang lebih bermanfaat lagi seperti untuk pendidikan anak dan juga untuk biaya masa pensiun kelak.

2. Prioritas Utama Pada Investasi Dengan Cermat

Hal utama yang selalu dipegang Warren Buffet adalah bagaimana agar bisa selalu berinvestasi. Selain untuk amal, investasi adalah prioritas utama Warren Buffet dalam pengeluaran uangnya. Dalam menjalankan investasinya, Buffet selalu berpatokan jangan sampai kehilangan uang berinvestasi. Salah satu nasehat Buffet dalam berinvestasi adalah jangan sampai berutang untuk sebuah investasi kecuali benar-benar yakin akan mendapatkan return.

Selain investasi pada finansial, Buffet juga selalu menyarankan agar kita juga berinvestasi pada diri sendiri dengan berupa pengetahuan dan pengalaman. Sebab tidak akan ada orang yang akan bisa mengambil investasi pengetahuan dan pengalaman yang kita miliki.

3. Selalu Menghindari Mainan dan Barang Mewah

Ada sebuah survey yang dilakukan pada orang kaya di dunia, dan ternyata dari survey tersebut didapati informasi bahwa Warren Buffet tidak memiliki mainan dan barang mewah seperti kapal pesiar, atau mobil sport mewah. Menurut Buffet, memiliki barang dan mainan dengan harga selangit hanya membuat leher menjadi sakit.

Meski menjadi salah satu orang yang paling kaya di dunia, namun Warren tetap rajin menabung dan selalu berinvestasi, inilah perbedaannya dengan yang lain. Gaya hidup yang dijalankan Buffet memang sangat sederhana dan bersahaja jika dibandingkan dengan kekayaan yang ia miliki.

4. Mengejar Passion dan Mewujudkan Tujuan Keuangan

Warren Buffet adalah seorang yang sangat mencintai apa yang dikerjakan. Di pun rela mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk mewujudkan passion, dan sebaliknya justru jarang mengeluarkan uang untuk membeli sesuatu dan pergi berlibur. Jadi bisa dikatakan bahwa Buffet adalah orang yang sangat mencintai pekerjaannya sehingga ia rela mengeluarkan segalanya untuk mencapai apa yang ia inginkan.

Anda pun sebenarnya juga bisa melakukan seperti apa yang dilakukan oleh Buffet meski dalam skala yang berbeda. Maksimalkan passion yang Anda miliki kemudian padukan dengan cita-cita untuk mewujudkan tujuan kesuksesan finansial yang berkelanjutan.

5. Selalu Mengedepankan Berdonasi dan Bersedekah

Warren Buffet dalam setiap kesempatan nasehatnya selalu mengajarkan tentang berdonasi. Bahkan ia juga pernah mendonasikan setengah dari harta yang ia miliki untuk kegiatan amal. Ini dilakukan karena memberikan sesuatu pada orang lain yang membutuhkan adalah sesuatu yang sangat membahagiakan. Dan itu tidak bisa diukur dengan kekayaan atau gelimang harta.

Dengan berdonasi atau bersedekah akan membuat hidup semakin terasa berarti, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain yang lebih membutuhkan.

Leave a Reply